Tag Archives: hP

Tips Sederhana Jika Loading Facebook Lama..

Facebook (situs web jejaring social) ini diluncurkan pada 4 Februari 2004. dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School. Keanggotaannya pada awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Bosto College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat-e suatu universitas (seperti: .edu, .ac, .uk, dll) Lanjutkan membaca

Iklan

SMS Gratis Dari Internet..

Sudah pada tahu kalo kita bisa kirim SMS gratis dari Internet belum? Nah disini saya akan beritahu cara yang sederhana untuk mengirim SMS gratis sepuasnya dari Internet

Pertama-tama, masuklah ke salah satu situs sms gratis dibawah ini:
* freesms4us.com
* www.kusms.com
* www.sms-online.web.id
* http://alwi.web.id/sms

Setelah masuk ke salah satu situs diatas, silahkan anda masukan nomor tujuan dan perintah lainnya, dan kirim deh sms gratisnya

Yach kalo aku sich blom pernah coba..

Semoga tips ini bisa membantu anda semua yang mungkin pingin SMS tapi gratisan atau cuman iseng-iseng aja

 

Google Search Engine


Demokrat Pastikan Pemerintah Tidak Blokir Layanan Blackberry

Jakarta (ANTARA) – Fraksi Partai Demokrat melalui anggotanya di Komisi I DPR RI, Paula Sinjal memastikan, Pemerintah tidak akan memblokir layanan Blackbery.

“Namun memang kebijakan pemblokiran salah satu layanan alat komunikasi oleh Pemerintah yang didasarkan atas aturan yang berlaku adalah suatu keharusan yang musti diambi, jika itu harus dilakukan,” katanya di Jakarta, Sabtu.

Ia menyatakan itu menyusul polemik yang muncul seputar kebijakan pemblokiran layanan alat komunikasi tersebut.

“Kita memang dikejutkan oleh kebijakan Pemerintah terkait Blackberry ini, yang menurut saya adalah lumrah yang harus dilakukan oleh Pemerintah, dalam rangka mengatur segala sesuatu untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Namun Paula Sinjal menambahkan, rencana pemblokiran layanan kepada salah satu perusahaan alat komunikasi yang lagi `booming` yakni `Research In Motion` (RIM) dengan produknya Blackberry jelas menunjukkan sikap tegas Pemerintah melindungi kepentingan nasional.

“Karenanya, dengan memberikan prasyarat yang harus dipenuhi oleh RIM dalam batas waktu yang sudah ditentukan, maka diharapkan kebijakan ini tentunya akan menimbulkan sesuatu yang baik dari pemakai dalam hal ini masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Juga tentunya, menurutnya, memberi kepastian posisi bagi pihak RIM sendiri dalam kapasitasnya sebagai produsen.

Oleh karena itu agar supaya tidak bias dan cenderung menimbulkan tanggapan negatif dari masyarakat terhadap kebijakan ini, Paula Sinjal meminta Pemerintah seharusnya melakukan sosialisasi intensif bagi kelancaran pelaksanaan kebijakan tersebut.

“Yang perlu dipahamkan kepada masyarakat adalah delapan `pointers` yang harus dipenuhi pihak RIM, agar supaya pemahaman masyarakat tidak sepotong-potong, dan menimbulkan akses negatif dan prasangka buruk terhadap Pemerintah,” katanya.

Ia menilai, jika mencermati opini yang beredar di masyarakat terkait kebijakan Pemerintah ini, ada kesan opininya dipahami sepotong-sepotong.

“Yakni hanya berkisar terhadap kewajiban RIM yang belum dipenuhi, yaitu seputar pemblokiran situs-situs porno,” ujarnya.

Padahal, lanjutnya, masih ada “pointers” lainnya yang seakan-akan kurang direspon oleh masyarakat.

“Akibatnya, ini menimbulkan opini yang bias. Seharusnya, menurut saya, kebijakan ini harus didukung oleh seluruh masyarakat Indonesia, karena akan memiliki dampak positif bagi kemajuan masyarakat Indonesia ke depannya,” tandasnya.

Dampak positifnya, lanjutnya, baik dalam kaitannya dengan kultur dan budaya maupun di bidang ekonomi.

Situs porno

“Namun sebagai catatan saya dalam kaitannya dengan salah satu prasarat yang diajukan Pemerintah kepada pihak RIM yakni, hal pertama yang berkaitan dengan pemblokiran situs-situs porno. Menurut hemat saya harus betul-betul dilakukan pengawasan secara periodik,” tegasnya.

Karena kebijakan ini sudah lama diterapkan, namun di lapangan belum bisa berjalan secara efektif akibat masih banyaknya situs porno yang bisa akses oleh masyarakat.

“Kedua, berkaitan dengan pengadaan `server` atau `repeater` di Indonesia oleh pihak RIM. Ini harus betul-betul diwujudkan, sehingga arus informasi yang beredar pada layanan `Blackberry` dapat dipantau, guna kepentingan pemberantasan korupsi dan terorisme,” tandasnya.

Lalu ketiga, demikian Paula Sinjal, dalam kaitannya dengan pemanfaatan “software” produk dalam negeri dan rekrutmen tenaga kerja lokal.

“Ini harus betul-betul diwujudkan guna mengurangi angka pengangguran dan pemanfaatan `softwhere` lokal. Itu merupakan salah satu `pointers` penting guna memperkuat posisi dan daya saing bangsa ini di mata dunia,” tegasnya.

Berdasarkan beberapa catatan, ia selaku wakil rakyat mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung kebijakan tersebut.

“Karena Pemerintah tidak gegabah dan hanya cari sensasi saja, namun sebaliknya kebijakan ini serius dan demi kepentingan masyarakat Indonesia pada umumnya dan para pemakai atau konsumen `Blackberry`,” kata Paula Sinjal.


Pemerintah Ancam Blokir BlackBerry..

VIVAnews – Usai melantik sejumlah pejabat Eselon 1 di jajaran Kementerian Kominfo, Jumat 7 Januari lalu, Menkominfo Tifatul Sembiring kembali mengungkapkan rencana untuk memblokir layanan BlackBerry di Indonesia. Alasannya, perusahaan itu tidak memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di negeri ini.

“Kami meminta RIM agar menghormati dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” kata Tifatul saat diwawancarai VIVAnews.com, Minggu, 9 Januari 2011

Sontak rencana pemblokiran layanan BlackBerry di Indonesia itu kembali memanaskan suasana di Internet, khususnya jejaring sosial dan situs microblogging populer seperti Twitter. Pelanggan Research In Motion ramai-ramai memprotes rencana Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring memblokir layanan itu.

Rencana pemblokiran layanan RIM tersebut terkait dengan konten pornografi yang masih tetap bisa diakses oleh pengguna lewat ponsel BlackBerry mereka. Terhadap berbagai protes dan kecaman pedas yang ditujukan ke arahnya, lewat akun Twitternya, Tifatul berkomentar:

“Sekedar bertanya, gimana komentar rekan-rekan jika sebuah lembaga berusaha di negeri ini tapi tak mau ikuti secara utuh peraturan yang ada,” tweet Menteri Tifatul.

Undang-undang yang dimaksud Tifatul adalah UU Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dan UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

“Harap baca pelan-pelan UU 44/2008, pasal 17. Pemerintah/pemda wajib mencegah penyebaran pornografi di masyarakat,” ucap Tifatul. “Saya hanya menjalankan undang-undang, kok disebut pembodohan. Aya-aya wae (ada-ada saja, red.). Ganti UU-nya, saya akan jalankan dengan setia,” ucapnya.

Seperti VIVAnews kabarkan sebelumnya, sejak Ramadhan lalu, Kementerian Komunikasi telah menguji coba sistem pemblokiran konten pornografi di Internet yang dapat diakses lewat berbagai media yang terhubung ke Internet.

Ketika itu, enam operator seluler terbesar di Indonesia yang menguasai hampir 87 persen pangsa pasar pengkses internet di tanah air sudah siap melakukan penyensoran.

Langkah tersebut juga didukung oleh Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) yang menghimbau para penyedia jasa internet (ISP) untuk menyediakan layanan internet terfilter untuk menangkal situs-situs porno.

Akan Menimbulkan Gejolak

Menurut Tantowi Yahya, anggota Komisi I DPR yang antara lain membidangi masalah informasi, rencana pemblokiran BlackBerry oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dinilai akan menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Pemerintah harus menyiapkan langkah antisipasi dan kompensasi bila kebijakan itu jadi diterapkan,” ucap Tantowi dalam perbincangan dengan VIVAnews.com. “Apabila pemerintah menutup BlackBerry, akan ada gejolak besar. Ini harus diwaspadai,” ucapnya.

Anggota Fraksi Partai Golkar ini yakin ketimbang manfaatnya, langkah pemblokiran BlackBerry akan lebih banyak menuai mudaratnya. “Tidak bisa dibayangkan, mereka yang setiap hari mendapatkan kemudahan karena layanan BlackBerry tiba-tiba tidak bisa lagi mengakses itu,” ucapnya

Tantowi juga menilai, rencana itu tak bakal efektif. “Kalau di sini ditutup, maka bisa dibuka dari tempat lain. Begitu seterusnya,” kata anggota DPR dari daerah pemilihan Sumatera Selatan II ini. Padahal, saat ini, pengguna BlackBerry di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 2 juta orang.

“Sampai saat ini memang belum ada pembicaraan resmi antara Kementerian Komunikasi dengan Komisi I berhubung DPR masih reses sampai Senin besok,” kata Tantowi. “Namun, tidak tertutup kemungkinan, Komisi I akan segera meminta klarifikasi Menteri Tifatul tentang rencana itu.

Karena agendanya cukup mendesak, kata Tantowi, bisa saja minggu depan kami akan mengundang Menteri Kominfo untuk mengklarifikasi wacana pemblokiran BlackBerry itu.

Bertemu Tanggal 17

Gatot S Dewa Broto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo menyebutkan, Senin, 17 Januari 2011 mendatang, pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan pihak Research In Motion. Salah satunya adalah membahas seputar filtering pornografi lewat BlackBerry.

“Sama seperti penyedia layanan lainnya, RIM juga harus comply dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku di Indonesia, yakni melakukan filtering konten porno,” kata Gatot pada VIVAnews. “Sejauh ini, konten pornografi masih bisa diakses lewat BlackBerry,” ucapnya.

Saat Menkominfo mengungkapkan rencana untuk memblokir layanan BlackBerry, 7 Januari lalu, pemerintah menyediakan waktu 2 minggu bagi Research In Motion untuk menyesuaikan diri dengan UU yang berlaku.

“Itu berarti sekitar tanggal 21 Januari,” kata Gatot. “Akan tetapi, jika pada pertemuan tanggal 17 Januari mendatang, RIM ternyata berniat untuk mematuhi aturan pemerintah, berarti hanya tinggal permasalahan teknis seputar filtering pornografi saja,” sebut Gatot.

Akan tetapi, Gatot menyebutkan, bila sampai tanggal 21 nanti, yang berarti periode 2 minggu yang diberikan pemerintah terhadap RIM sudah terlewati dan konten pornografi masih bisa diakses lewat BlackBerry, maka pemerintah akan melarang RIM untuk menyediakan layanan browsing.

“Hanya layanan browsing internet saja yang dilarang. Layanan seperti telepon, SMS, email, dan BlackBerry Messenger (BBM) tidak dilarang,” kata Gatot. “Kuncinya ada di tanggal 17 itu,” ucapnya.

 

Google Serach Engine